banyak yang terbuang pada pagi tak berangin mimpi yang mengendap pada lipatan selimuttak mau ikut serta mengarungi hari siangia pun terlupakan, abu rokkok di aasbakorang-orang, aku juga, mencoba menulis puisiseolaholah dunia akan lebih indah karenanyanamun dunia melupakan puisitak punya taji juga bahkan si puisiseumpama embusan angin sepoii - sepoimenabrak kaca lantai tigadari gedung berlantai 12jatuh kehilangan tulangterhampar dan lesap oleh pori-pori tanah pada pagi yang kesekianingin ku kirimkan kabartapi masih juga ku urungkan pada pagi yang kesekianbanyak kabar berdatangantapi bukan yang kuingini kopi masih separuh gelas tersisatisu tisu berhamburan penuh in_guslen*ddirsammpahlak natketak,utanketakutanmenghamburmengganggu kenapa android suka mengoreksikata-kata kita? Koreksi - apresaisijauh bangetimpllementasi - impllementasi apa lagi? (Jalanan puisi macet, pak poli_si malas kerja, berasa nyeri di k_i'i)