NIE
DKL0732401281A1
KANDUNGAN/KOMPOSISI
Amoxicillin 250 mg
KONTRAINDIKASI // JANGAN DIGUNAKAN OLEH
Hipersensitif terhadap penisilin. Infeksi mononukleosis
DOSIS
Dewasa: 250-500 mg tiap 8 jam. Anak 20 mg/kgBB/hr terbagi tiap 8 jam. Infeksi berat Dosis ganda. GO akut 2-3 g dosis tunggal.
CARA PEMAKAIAN
Sesudah makan
INDIKASI/ KEGUNAAN
Infeksi saluran napas, saluran genito-urinaria, kulit & jaringan lunak yang disebabkan organisme Gram positif & Gram Negatif yang peka terhadap Amoxicillin
MANUFAKTUR
CAPRIFARMINDO LABORATORIES
KEMASAN
1 Strip @ 10 Kapsul
EFEK SAMPING
Mual, muntah, diare, erythematous maculopapular rashes (ruam merah pada kulit), Stevens-Johnson syndrome, kulit terkelupas, hypersensitivitas vaskulitis (peradangan pada pembuluh darah), urtikaria (biduran), peningkatan AST dan ALT, penyakit kuning, crystalluria (kristal pada urine), anemia, trombositopenia purpura (kadar trombosit menurun), eosinophilia (sel darah putih meningkat), leucopenia (sel darah putih menurun), agranulocytosis (kondisi akut dari leukopenia).
PERHATIAN KHUSUS
Riwayat alergi terhadap penisilin atau sefalosporin.
Infeksi mononukleosis.
Pasien dengan gangguan ginjal.
Hentikan jika terjadi reaksi alergi.
Wanita hamil dan menyusui.
CARA PENYIMPANAN
Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya
PERLU RESEP
Ya
GOLONGAN
Obat Keras