Gratis Ongkir min. Rp50rb
-21%1 / 2

MOXAM 7.5 MG BLISTER 10 TABLET

5.0| 1 ulasan
7 terjual
Rp 112.500Rp 142.500HEMAT Rp 30.000
COD tersedia Gratis Ongkir min. belanja
Jumlah
1
Stok: 243
Kirim Cepat2-5 hari
AmanGaransi uang
Retur7 hari
CARA PEMAKAIAN sebelum atau sesudah makan. CARA PENYIMPANAN sejuk dan kering, serta terlindung cahaya matahari langsung CMP Deskripsi Moxam digunakan untuk mengobati rasa nyeri dan peradangan persendian (arthritis) dan penyakit sendi (osteoarthritis). Moxam mengandung zat aktif Meloxicam yang termasuk ke dalam golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Moxam bekerja dengan menghambat kerja dari enzim siklooksigenasi (COX), sehingga berkurangnya rasa sakit dan peradangan pada daerah cedera. Indikasi Umum Terapi simptomatik jangka pendek untuk osteoartritis eksaserbasi akut, terapi simptomatik jangka panjang untuk artritis reumatoid. Berisi Meloxicam 7.5 mg Dosis 2 x sehari 1 tablet Aturan Pakai Sesudah makan Kontra Indikasi Sensitif terhadap aspirin & AINS lain, asma, polip nasal, angioedema, atau urtikaria. Perhatian Hipersensitif komponen Efek Samping GI gangguan, anemia, pruritus, ruam kulit, ringan, sakit kepala, edema. DOSIS Terapi ankylosing spondylitis (peradangan tulang belakang) dan rheumatoid arthritis (peradangan pada sendi): 15 mg/hari dosis tunggal. Pasien dengan risiko efek samping: dosis awal 7,5 mg/hari. Terapi osteoarthritis (pengapuran sendi) akut: 7,5 mg/hari. Dosis maksimal 15 mg/hari dosis tunggal. EFEK SAMPING Nyeri lengan/punggung/rahang, gusi berdarah, kembung, urin berdarah, penglihatan buram/kabur, nyeri lambung atau perut bagian atas, sariawan, sesak dada, panas dingin, urin keruh, batuk, kram, urin gelap, GOLONGAN Obat Keras INDIKASI / KEGUNAAN Digunakan sebagai terapi untuk osteoartritis (OA) dan reumatoid artritis (RA) KANDUNGAN / KOMPOSISI meloxicam 7.5 mg KEMASAN 1 Blister @ 10 Tablet KONTRAINDIKASI / JANGAN DIGUNAKAN OLEH Hipersensitif terhadap meloxicam, aspirin atau NSAID lainnya. Riwayat atau perdarahan gastrointestinal aktif, ulserasi atau perforasi yang berhubungan dengan penggunaan NSAID. Penyakit radang usus aktif (misalnya penyakit Crohn pada kolitis ulserativa), gagal jantung berat. Pengobatan nyeri perioperatif dalam pengaturan operasi CABG. Kerusakan hati yang parah. Kehamilan (trimester ke-3) dan menyusui. NIE DKL1840403010B1 PABRIK Pharos Indonesia PERHATIAN KHUSUS HARUS DENGAN RESEP DOKTER PERLU RESEP Ya

Ulasan Pembeli

Tulis ulasan (setelah pesanan selesai)