Indikasi Umum
Infeksi dermatofita pada kulit atau kuku tangan (tidak pada kuku kaki), kandidiasis mukokutan kronis yang tidak responsif terhadap nistatin dan obat-obat lain, infeksi mikosis sistemik (kandidiasis, paraksidioidomikasis, cocci dioidomycosis, hiptoplasmosis).
Komposisi
Ketoconazole 2%
Dosis
Dewasa: Oleskan 1 sampai 2 kali per hari pada tempat yang infeksi. Durasi Pengobatan: P. Versikolor (2-3 minggu), T. Korporis (3-4 minggu), T. Pedis (4-6 minggu), T. Kruris (2-4 minggu), Infeksi ragi (2-3 minggu), Dermatitis Seboroik (2-4 minggu)
Aturan Pakai
Oleskan tipis pada bagian yang infeksi.
Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
Jangan dioleskan pada area mata. Hentikan penggunaan jika terjadi iritasi. Hati-hati penggunaan pada pasien dengan aklorhidria, kanker prostat, infeksi SSP, insufisiensi adrenal, di bawah stres berkepanjangan (misalnya operasi besar, perawatan intensif), Anak-anak ibu hamil dan menyusui. Kategori kehamilan: Kategori C: Mungkin berisiko. Obat digunakan dengan hati-hati apabila besarnya manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko terhadap janin. Penelitian pada hewan uji menunjukkan risiko terhadap janin dan belum terdapat penelitian langsung terhadap wanita hamil.
kontraindikasi
Hipersensitivitas. Gangguan hati akut atau kronis. Hamil (dengan sindrom Cushing) dan menyusui (oral).
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu. Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.