Rifampicin adalah antibiotik spektrum luas yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri, terutama yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, penyebab tuberkulosis (TBC). Rifampicin sering menjadi salah satu komponen penting dalam pengobatan TBC karena efektivitasnya dalam membunuh bakteri penyebab penyakit tersebut.
Indikasi Umum:
Sebagai bagian dari terapi pengobatan untuk membantu mengatasi infeksi bakteri penyebab TBC.
Komposisi:
Rifampicin 450 mg.
Dosis:
Tuberkulosis (TBC):
- Dewasa: 450-600 mg per hari, sebagai dosis tunggal.
- Maksimal: 600 mg per hari.
Aturan Pakai:
Sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong, yaitu 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan untuk hasil yang optimal.
Perhatian:
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Penggunaan pada wanita hamil dan ibu menyusui harus sesuai dengan rekomendasi dokter.
Kontra Indikasi:
- Penderita hipersensitivitas (alergi) terhadap Rifampicin.
- Penderita gangguan saluran empedu.
- Penggunaan selama kehamilan trimester pertama harus dihindari.
Efek Samping:
Gangguan pencernaan, penurunan fungsi hati yang dapat menyebabkan kulit atau mata menguning, demam disertai gejala mirip flu, perubahan fungsi ginjal dan gagal ginjal (terutama karena reaksi hipersensitivitas).
Golongan Produk:
Obat Keras (Merah)
Kemasan:
Strip @ 10 Tablet
Manufaktur:
Benofarm
No. Registrasi:
BPOM RI: GKL9302317709A1